BeritaJawa Timur

Ditendang Leher Oleh Teman Sendiri Siswa SMK Di Jember Meninggal Dunia

346
×

Ditendang Leher Oleh Teman Sendiri Siswa SMK Di Jember Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Foto. Ilustrasi

JAWA TIMUR – Ditendang pada bagian leher seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Jember, Jawa Timur berinisial RA meninggal dunia pada Selasa (23/8/2022) sore, peristiwa itu terjadi diduga akibat kesalahpahaman antara korban dan pelaku.

Polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, termasuk seorang siswa yang diduga sebagai pelaku penganiayaan itu.

RA meninggal dunia diduga akibat tendangan kaki tepat di bagian leher yang dilakukan oleh RR yang merupakan temannya sendiri, seperti dikutif dari Kompas TV. Rabu (24/08)

Korban dan pelaku diketahui merupakan siswa yang duduk dibangku kelas 10 namun berbeda jurusan di sekolahnya.

Pasca tindak kekerasan teresebut, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara yang diketahui lokasi kejadian berada di halaman sekolah tak jauh dari pintu gerbang sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi saat jam terakhir mata pelajaran, tepatnya saat para siswa hendak mengikuti kegiatan praktik di laboratorium bengkel.

Dari keterangan kepala sekolah, pelaku awalnya memanggil korban yang saat itu berada di dalam kelas dan mereka bertemu di halaman sekolah.

Keduanya sempat bersalaman, namun tiba – tiba pelaku melakukan aksi tendangan tepat di bagian leher hingga korban jatuh tersungkur.

Korban sempat dilakukan perawatan di ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya nyawa korban tidak tertolong lagi hingga dinyatakan meninggal dunia.

Tindakan kekerasan di sekolah berujung kematian ini langsung ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jember.

Selain menangkap seorang terduga pelaku, polisi juga melakukan pemeriksaan sejumlah saksi baik dari guru maupun siswa yang saat itu mengetahui peristiwa penganiayaan terjadi. (Tp/kompasTV)

BACA JUGA:  Polres Lebong Gelar Vaksinasi Berhadiah Minyak Goreng