BeritaLebong

Kapolsek Pimpin Mapping Titik Rawan Longsor dan Air Bah di Wilayah Hukum Polsek Lebong Selatan

772
×

Kapolsek Pimpin Mapping Titik Rawan Longsor dan Air Bah di Wilayah Hukum Polsek Lebong Selatan

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Pimpin Mapping Titik Rawan Longsor dan Air Bah di Wilayah Hukum Polsek Lebong Selatan
Kapolsek Pimpin Mapping Titik Rawan Longsor dan Air Bah di Wilayah Hukum Polsek Lebong Selatan

Lebong – Kapolsek Lebong Selatan Polres Lebong, Iptu Kuat Santoso, memimpin kegiatan penting pada Selasa (2/1/2024) dengan melakukan mapping terhadap titik-titik rawan longsor di wilayah hukum Polsek Lebong Selatan, Polda Bengkulu.

Dalam kegiatan mapping ini, telah teridentifikasi beberapa lokasi yang rentan terhadap bencana alam, terutama longsor dan pohon tumbang, di sepanjang jalan antara Kelurahan Tes dan Desa Kutai Donok.

Selain itu, hasil mapping juga menunjukkan adanya dua titik rawan longsor dan air bah.

BACA JUGA:  Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Kabupaten Lebong

Menurut Iptu Kuat Santoso, “Di Kota Donok, terdapat satu titik pemukiman warga yang rawan terhadap tanah longsor, terletak di tikungan pertama yang baru memasuki Desa Kutai Donok. Sementara di Desa Suka Sari, juga teridentifikasi satu titik pemukiman warga yang rawan mengalami longsor dan air bah.”

Lebih lanjut, di Kelurahan Tes, khususnya di Jalan Raya dari Simpang Tiga BRI menuju PT PGE, juga teridentifikasi sebagai area yang rentan terhadap air bah.

BACA JUGA:  Pencabulan Terhadap Anak Bawah Umur Kembali Gegerkan Kabupaten Lebong, Korban Masih Berusia Dua Tahun

Iptu Kuat Santoso menjelaskan, “Ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, saluran air di sebelah kiri dan kanan jalan tidak mampu menampung volume air yang cukup besar. Akibatnya, air meluap ke arah jalan, bahkan sebagian pemukiman warga dapat tergenang oleh air.”

Dengan hasil mapping yang telah dilakukan, Kapolsek berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras.

BACA JUGA:  Kapolri Minta Kapolda Bengkulu Segera Usut Tuntas Kasus Penembakan Pimpinan RMOL Bengkulu

Dengan demikian, diharapkan potensi kerugian akibat bencana alam tersebut dapat diminimalisir melalui langkah-langkah antisipatif yang tepat. (Syp/TMG)