BengkuluBerita UtamaHukum & Kriminal

Penyeludupan Baby Lobster di Bengkulu Senilai Rp 3,6 Miliar Digagalkan oleh Polda Bengkulu

595
×

Penyeludupan Baby Lobster di Bengkulu Senilai Rp 3,6 Miliar Digagalkan oleh Polda Bengkulu

Sebarkan artikel ini
Penyeludupan Baby Lobster di Bengkulu Senilai Rp 3,6 Miliar Digagalkan oleh Polda Bengkulu
Penyeludupan Baby Lobster di Bengkulu Senilai Rp 3,6 Miliar Digagalkan oleh Polda Bengkulu

Total baby lobster yang berhasil diamankan oleh Polda Bengkulu dalam kasus ini mencapai 24.343 ekor. Bibit lobster tersebut rencananya akan dijual ke luar negeri dengan tujuan akhir Vietnam, melalui rute yang melibatkan Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, dan Singapura.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu, Kombes Pol I Wayan Riko Setiawan, mengungkapkan bahwa meskipun transaksi ke luar negeri belum tercatat, perkiraan harga baby lobster tersebut berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per ekor. Hal ini menandakan potensi keuntungan yang besar bagi pelaku penyeludupan ini.

BACA JUGA:  Satgas Gabungan Gelar Apel Persiapan Pengamanan Kedatangan Presiden di Kepahiang

Ketika polisi melakukan penggeledahan di gudang milik BH, mereka menemukan 5 orang karyawan yang sedang sibuk mengemas baby lobster dalam plastik dengan jumlah keseluruhan 24.434 ekor.

Seluruh pelaku, termasuk pemilik gudang BH, segera diamankan oleh polisi dan dibawa ke Polres Kaur, lalu ke Polda Bengkulu untuk penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Bebas Dari Hukuman Mati Tangisan Dua TNI Ini Pecah Dihadapan Majelis Hakim Militer

Penting untuk dicatat bahwa baby lobster ini merupakan salah satu sumber daya alam yang perlu dilestarikan. Praktik ilegal seperti penyeludupan dapat merugikan ekosistem laut dan membahayakan populasi lobster.

Polda Bengkulu telah bergerak cepat dalam menggagalkan upaya penyeludupan ini sebagai bagian dari upaya mereka dalam melindungi sumber daya alam laut yang berharga ini. (TMG)