Pemeriksaan tersebut mengungkap fakta yang cukup mengkhawatirkan. Ditemukan bahwa kedua pria ini, dengan inisial TA Alias MI dan HY Alias HE, masing-masing membawa senjata tajam jenis penusuk yang disimpan di pinggang mereka.
Kondisi ini membuat petugas patroli segera mengamankan keduanya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan sementara juga menunjukkan bahwa plat nomor kendaraan yang mereka gunakan ternyata palsu.
Selain itu, setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan bahwa sepeda motor yang mereka kendarai merupakan hasil curian yang berasal dari Kota Bengkulu.
Keadaan ini langsung mengarahkan Pihak Polsek untuk berkoordinasi dengan Polres, Polda dan Polresta untuk tindakan lebih lanjut.
Selain mengungkapkan informasi terkait peralatan tajam yang dibawa kedua pria ini, mereka juga mengakui telah melakukan aksi pencurian di Kota Bengkulu sebanyak delapan kali. Ini tentu saja menjadi sorotan utama dalam penyelidikan lebih lanjut. (TMG)






