BeritaLebong

Ketua Majelis Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lebong Tolak Instruksi Dukung Rohidin Mersyah di Pilkada 2024

489
×

Ketua Majelis Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lebong Tolak Instruksi Dukung Rohidin Mersyah di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lebong, Shalahuddin Al Khidhr

Lebong – Majelis Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong dengan tegas menolak instruksi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu, Fazrul Hamidy, yang meminta dukungan terhadap Rohidin Mersyah pada Pilkada 2024. Penolakan ini disampaikan langsung oleh Shalahuddin Al Khidhr, Senin 25 November 2024

Dia menegaskan bahwa Muhammadiyah berkomitmen mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus yang menjerat Gubernur Bengkulu nonaktif tersebut.

Muhammadiyah Menjunjung Nilai Moral dan Kejujuran

Khidhr menyampaikan bahwa Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang berorientasi pada dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.

BACA JUGA:  Mengokohkan Perlawanan Terhadap Narkoba, Kabupaten Bengkulu Utara Bersama BNN Canangkan Program "Desa Bersinar

Prinsip ini, menurutnya, tidak sejalan dengan dukungan terhadap tokoh yang terlibat kasus hukum.

“Kami Muhammadiyah sejatinya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan kejujuran,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah tidak pernah terlibat dalam politik praktis.

Organisasi ini bukan partai politik dan tidak pernah memberikan dukungan secara kelembagaan kepada salah satu pasangan calon.

BACA JUGA:  Bus Damri Lebong-Bengkulu Alami Kecelakaan Tunggal di Talang Ulu

Penolakan atas Instruksi Berkop Resmi

Khidhr menyoroti penggunaan kop resmi Muhammadiyah dalam instruksi tersebut, yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip organisasi.

“Kami terkejut melihat instruksi itu menggunakan kop resmi Muhammadiyah dan ditandatangani langsung oleh Ketua dan Sekretaris Wilayah Muhammadiyah Bengkulu pada Senin, 25 November 2025,” katanya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD: Alhamdulillah Jalan Ketenong II - Sebelat Ulu Sudah Mulus

Penegasan ini menunjukkan sikap tegas Ketua MEPM PDM Lebong yang ingin menjaga integritas Muhammadiyah sebagai organisasi yang berfokus pada dakwah dan pemberdayaan masyarakat, tanpa terlibat dalam dinamika politik praktis.

Dukungan kepada KPK

Lebih lanjut, Khidhr menegaskan bahwa Muhammadiyah sepenuhnya mendukung upaya KPK dalam mengusut kasus dugaan korupsi yang melibatkan Rohidin Mersyah.

“Kami berharap KPK bisa menuntaskan kasus ini dengan adil dan transparan demi tegaknya keadilan di negeri ini,” tutupnya. (Rd)