Tampak Sepeda Motor Pemancing Ikan Parkir Dilokasi Tak Jauh Dari Kolam Yang Jebol

BENGKULU UTARA – Puluhan pemancing menyerbu lokasi jebolnya tanggul kolam petani ikan di wilayah Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Selasa (30/8/2022).

Kondisi ini terlihat di Dusun 2, RT 02 RW 03, Desa Sido Mukti. Tak hanya dari Desa setempat, para pemancing ini datang dari sejumlah Desa bahkan Kecamatan tetangga.

BACA JUGAKolam Jebol Diterjang Banjir Petani Ikan Merugi Ratusan Juta Rupiah

Salah satu petani ikan setempat mengungkapkan, menggunakan kendaraan roda dua, puluhan warga mulai mendatangi lokasi jebolnya kolam miliknya sejak pagi.

“Rame sejak pagi tadi, kejadian jebol dan meluapnya malam tadi. Bukan kami, bisa jadi itu menjadi rezeki mereka. Kami sudah ikhlaskan,” ujar salah satu petani ikan Iin Suminar (38).

Iin menyebutkan, selain ikan yang lepas ke aliran anak sungai, pihaknya juga harus menanggung kerugian untuk membenahi tanggul yang jebol akibat luapan banjir.

Puluhan Rumah Warga Di Sejumlah Wilayah Bengkulu Utara Terendam Banjir

Budidaya ikan miliknya telah mendekati masa panen.”Dari bibit ikan, pakan dan kolam yang rusak. Kami rencana akan benahi lagi,” kata Iin.

Keterangan pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara menyebutkan, banjir yang disebabkan tingginya curah hujan satu hari lalu mengakibatkan kerugian para petani ikan.

Selamatkan Warga Dari Banjir Dandim 0423-BU Nyaris Hanyut Terbawa Arus

Jebolnya tanggul kolam dan meluapnya air sungai memicu kerugian para petani ikan di sejumlah kawasan Minapolitan. Meski belum mendapatkan kepastian rincian secara pasti, kerugian para petani ikan pada bencana alam ini mencapai ratusan juta rupiah. (Ismail Yugo)

Print Friendly, PDF & Email
BACA JUGA:  Menpan RB Larang ASN Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Check Also

Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Urutan Kedua Dunia, Ini Kronologinya

JAWA TIMUR – Korban meninggal akibat kerusuhan suporter kala laga Arema FC melawan Persebaya masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!