ArtikelBeritaNasionalOlahragaPeristiwa

Media Vietnam Dikejutkan Dengan Identitas Manajer Timnas U-22 Indonesia Setelah Insiden di Final SEA Games 2023

362
×

Media Vietnam Dikejutkan Dengan Identitas Manajer Timnas U-22 Indonesia Setelah Insiden di Final SEA Games 2023

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol Sumardji
Kombes Pol Sumardji Saat Mengalami Insiden Di Pertandingan Final SEA Games Timnas U22 Indonesia - Thailand

TIRTAPOS.COM – Media Vietnam dikejutkan oleh pengungkapan identitas manajer Timnas U-22 Indonesia yang menjadi korban pemukulan oleh staf pelatih Thailand dalam pertandingan final SEA Games 2023.

Mereka terkejut usai mengetahui bahwa manajer Timnas U-22 Indonesia dalam SEA Games 2023 adalah Kombes Sumardji, seorang anggota penting dalam Kepolisian Indonesia.

Salah satu media Vietnam, Soha.vn, tertarik untuk mengungkap sosok Sumardji setelah banyak pembicaraan netizen di media sosial setelah pertandingan final SEA Games 2023.

Ketika mereka mengetahui identitas sebenarnya dari orang yang menjadi korban pemukulan oleh salah satu staf pelatih Thailand, mereka sangat terkejut.

BACA JUGA:  Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo Dipanggil Kejagung Terkait Kasus Korupsi BTS

“Pak Kombes Pol Sumardji, yang tidak sengaja terkena pukulan saat berusaha menghentikan pertikaian antara pemain U-22 Indonesia dan U-22 Thailand, ternyata seorang polisi,” tulis Soha.vn.

“Pak Kombes Pol Sumardji jarang disebut, padahal beliau adalah pengurus Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).”

“Selain itu, beliau juga menjadi manajer tim Seribu Pulau dalam SEA Games 2023 di Kamboja,” tambah mereka.

Tidak hanya itu, dalam salah satu artikel yang diterbitkan pada Rabu (17/5/2023), Soha.vn juga memuat profil lengkap tentang Sumardji, termasuk karirnya di kepolisian dan keterlibatannya dalam dunia sepak bola Indonesia.

BACA JUGA:  Masalah Tak Kunjung Tuntas PPSS Kembali Gelar Aksi Damai Tuntut Lahan DSJ Dikembalikan kepada Masyarakat

Tindakan Kombes Sumardji yang mencoba untuk menghentikan pertikaian tersebut mendapat apresiasi, meskipun dia sendiri menjadi korban pemukulan dari pihak lawan.

Kombes Sumardji juga menyatakan bahwa dia tidak memiliki masalah dengan pihak Thailand, baik itu pemain, staf tim, maupun pelatih.

“Sebenarnya saya hanya berusaha untuk meredakan situasi, tapi malah saya yang terkena dampaknya,” ujar Sumardji.

“Saya tidak memiliki masalah serius, ini bagian dari permainan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Polsek Lais Goro Bersama Warga Perbaiki Jembatan Penghubung Dua Desa

Pengorbanan yang dilakukan oleh mantan manajer klub Bhayangkara FC ini terbayar ketika Timnas U-22 Indonesia berhasil memenangkan medali emas SEA Games 2023 dan membawanya pulang ke Tanah Air.

Pertandingan tersebut ditandai dengan insiden kekerasan dan perkelahian yang akhirnya membawa Indonesia mengalahkan Thailand dengan skor 5-2 dalam waktu perpanjangan.

Timnas U-22 Indonesia hampir memenangkan pertandingan dalam waktu normal dengan skor 2-1, namun pada detik-detik akhir pertandingan, Thailand berhasil menyamakan kedudukan.