Papua – Akses wilayah yang terbatas tidak menghalangi kepedulian aparat keamanan terhadap masyarakat. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan pendekatan humanis dengan melaksanakan patroli dialogis sekaligus layanan pengobatan keliling di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Selasa (27/1/2026).
Personel yang tergabung dalam Pos Sinak menyusuri permukiman warga, mendatangi honai dan rumah-rumah penduduk.
Dalam kegiatan tersebut, selain memantau situasi keamanan wilayah, petugas juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, membagikan vitamin, serta menyalurkan obat-obatan kepada warga, khususnya anak-anak, kaum ibu, dan lanjut usia.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat Papua melalui pendekatan persuasif dan kemanusiaan.
Ia menegaskan, kehadiran personel di tengah masyarakat bukan semata menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti kesehatan.
Menurutnya, kondisi kesehatan masyarakat sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi.
Oleh karena itu, strategi soft approach menjadi fondasi utama dalam Operasi Damai Cartenz 2026 guna menciptakan rasa aman sekaligus kepercayaan publik.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa dilindungi, diperhatikan, dan didampingi. Melalui pelayanan kesehatan langsung di kampung-kampung, kami berharap warga dapat beraktivitas dengan lebih baik dan nyaman,” ungkapnya.
Kegiatan patroli dan pengobatan keliling tersebut disambut positif oleh masyarakat Distrik Sinak. Warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran layanan kesehatan langsung di lingkungan mereka, mengingat keterbatasan akses menuju fasilitas medis.
Pasca kegiatan, situasi keamanan di Distrik Sinak terpantau kondusif dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan di wilayah tugas lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Papua. (**)






