BeritaLebong

Pekerja Proyek Lampu Jalan di Lebong Meninggal Dunia Diduga Akibat Tersengat Arus Listrik

161
×

Pekerja Proyek Lampu Jalan di Lebong Meninggal Dunia Diduga Akibat Tersengat Arus Listrik

Sebarkan artikel ini
Pekerja Proyek Lampu Jalan di Lebong Meninggal Dunia Diduga Akibat Tersengat Arus Listrik

Lebong – Peristiwa kecelakaan kerja terjadi pada proyek pemasangan lampu jalan milik Bidang Perhubungan Dinas PUPR-P Kabupaten Lebong, Senin 03 November 2025. Seorang pekerja dari PT Optima Smartindo Industri dikabarkan tewas setelah tersengat listrik saat sedang bertugas.

BACA JUGA:  Tersangka Kasus Mafia Tanah di Lebong Tak Kunjung di Proses Hukum

Korban bernama Muhammad Arief Al Farabi (37), warga Kota Tangerang Selatan. Ia bersama rekan kerjanya tengah melakukan pemasangan lampu penerangan jalan di wilayah Desa Sukaukayo, Kecamatan Lebong Atas, insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Salah satu warga, Noviadi (40), yang tinggal di sekitar lokasi kejadian menceritakan, dirinya sempat mendengar suara keras dari luar rumah.

BACA JUGA:  Letkol Kav Aidil Hajri, M. Han Raih Penghargaan Sebagai Pembina Wartawan Terbaik dari Kepala Staf Angkatan Darat

Ketika keluar untuk memeriksa, ia mendapati seorang pekerja sudah tergeletak di tanah.

“Tadi saya dengar suara seperti sesuatu jatuh, waktu saya lihat ternyata ada pekerja yang sudah tak sadarkan diri. Katanya tersetrum,” ujar Noviadi.

Ia menuturkan, sebelum kejadian dua orang pekerja tersebut sedang melakukan pemasangan kabel.

BACA JUGA:  Kronologis, Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Pembatas Tebing di Desa Ulak Agung

Salah satu berada di atas tangga, sedangkan korban membantu dari bawah dengan menggunakan tongkat penjepit kabel.

“Mungkin saat korban menjulurkan tongkatnya, alat itu mengenai kabel listrik di atas jalur utama,” tambahnya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

BACA JUGA:  BKAD BU Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Pengamanan Aset Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara

Petugas tengah mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti tewasnya korban.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun perusahaan terkait insiden yang merenggut nyawa pekerja tersebut. (Exo)