AdvertorialBeritaKaur

Safari Ramadan di Kelam Tengah, Bupati Kaur Salurkan Bantuan Masjid, Bedah Rumah dan Santunan Anak Yatim

231
×

Safari Ramadan di Kelam Tengah, Bupati Kaur Salurkan Bantuan Masjid, Bedah Rumah dan Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
Safari Ramadan di Kelam Tengah, Bupati Kaur Salurkan Bantuan Masjid, Bedah Rumah dan Santunan Anak Yatim

KAUR – Suasana haru menyelimuti kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP di Desa Tanjung Ganti II, Kecamatan Kelam Tengah pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang seharusnya hanya menjadi agenda silaturahmi itu berubah menjadi momen penuh emosi ketika pemerintah daerah menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Di tengah kesederhanaan desa, satu per satu warga menyambut kedatangan rombongan pemerintah daerah dengan penuh harapan. Tidak sedikit dari mereka yang hidup dalam keterbatasan, namun tetap menyimpan doa agar kehidupan mereka dapat menjadi lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaur menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid sebesar Rp5 juta, bantuan bedah rumah senilai Rp20 juta bagi warga yang rumahnya tidak layak huni, serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.

Saat santunan diberikan kepada anak-anak yatim, suasana mendadak menjadi hening. Beberapa warga terlihat menundukkan kepala, menahan rasa haru. Anak-anak yang menerima bantuan itu hanya bisa tersenyum kecil, seolah menyimpan banyak cerita hidup yang tak mudah dijalani di usia mereka yang masih begitu muda.

Dalam sambutannya, Bupati Kaur Gusril Pausi menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Menurutnya, bulan suci ini adalah waktu terbaik untuk merasakan penderitaan orang lain, menumbuhkan rasa empati, dan memperbanyak berbagi kepada sesama.

“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kesulitan orang lain. Di luar sana masih banyak saudara kita yang hidup dalam kekurangan, yang hanya berharap ada sedikit uluran tangan,” ucap Gusril dengan suara yang terdengar penuh keprihatinan.

Meski beberapa kali mencoba mencairkan suasana dengan pantun dan canda ringan, raut wajah warga tetap memperlihatkan rasa haru. Bagi mereka, kehadiran pemimpin daerah yang datang langsung melihat kondisi masyarakat merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti.

BACA JUGA:  Bupati dan Wakil Bupati Kaur Terpilih Ikuti Gladi Kotor Jelang Pelantikan

Safari Ramadan di Desa Tanjung Ganti II itu pun tidak hanya menjadi sekadar kegiatan seremonial. Bagi warga, momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik kerasnya kehidupan, masih ada kepedulian dan harapan yang hadir melalui kebersamaan.

Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, harapan sederhana masyarakat hanya satu: semoga kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus hidup, sehingga tidak ada lagi warga yang harus berjuang sendirian menghadapi kerasnya kehidupan. (Irlis/Adv)