BeritaHukum & KriminalNasionalSumatra Utara

Selain Dipecat Dari Kepolisian AKBP Achiruddin Juga Menjadi Tersangka

4144
×

Selain Dipecat Dari Kepolisian AKBP Achiruddin Juga Menjadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
Sidang etik AKBP Achiruddin Hasibuan dipecat dari Polri (Foto: Inews.id)
Sidang etik AKBP Achiruddin Hasibuan dipecat dari Polri (Foto: Inews.id)

SUMATRA UTARA – Majelis sidang kode etik Polri memutuskan untuk memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) AKBP Achiruddin setelah terbukti melanggar tiga kode etik Polri.

Keputusan ini diambil setelah Achiruddin terbukti melanggar Pasal 5, Pasal 8, Pasal 12, dan Pasal 13 Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyatakan bahwa Achiruddin harusnya mampu melerai dan menyelesaikan permasalahan penganiayaan yang dilakukan anaknya.

BACA JUGA:  Diamankan Polres Bengkulu, Resedivis Mengaku Terlibat Banyak TKP

Sebagai seorang anggota Polri, Achiruddin harusnya tidak membiarkan penganiayaan terjadi. Namun, fakta dari hasil sidang menyatakan bahwa Achiruddin tidak melakukan yang seharusnya dan sepantasnya.

Selain diberhentikan tidak dengan hormat, Achiruddin juga menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya.

Achiruddin menjadi tersangka karena membiarkan penganiayaan itu terjadi. Meski begitu, Achiruddin sudah meminta maaf kepada keluarga korban penganiayaan anaknya.

BACA JUGA:  Tidak Profesional Tangani Kasus Narkoba Eks Kapolres Bandara Soetta Disanksi PTDH

Kapolda Sumut mengatakan bahwa keputusan ini diambil karena Achiruddin melanggar tiga kode etik Polri, yaitu etika kepribadian, etika kelembagaan, dan etika kemasyarakatan.

BACA JUGA:  Diduga Pencucian Uang Hasil Narkoba, Polisi Sita Mobil Hingga Perhiasan Tersangka

Majelis sidang kode etik berharap keputusan ini bisa menjadi pembelajaran bagi anggota Polri agar lebih mengedepankan etika dan profesionalisme dalam bertugas. (**)