Dari rekaman video yang beredar, terlihat bahwa bendera negara sudah diturunkan setengah tiang, yang tidak sesuai dengan prosedur penggunaan bendera.
Selain itu, situasi dan suasana penurunan bendera juga tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.
Saat insiden penurunan bendera terjadi, terdapat indikasi bahwa bendera organisasi akan dikibarkan menggantikan bendera merah-putih, yang merupakan tindakan yang sangat tidak pantas.
Kepada pihak berwajib, SEMA UIN FAS Bengkulu meminta untuk menyelidiki insiden ini secara menyeluruh.
Mereka juga menuntut agar kedua organisasi, HMI dan KAMMI, meminta maaf kepada publik melalui media massa atas tindakan mereka yang telah menurunkan bendera negara dan menciptakan indikasi penggantian dengan bendera organisasi mereka di halaman rektorat.
Insiden penurunan bendera negara ini telah menciptakan ketegangan dan kontroversi di lingkungan kampus UIN FAS Bengkulu.
Publik dan otoritas berharap agar tindakan ini dapat dijelaskan dan diselesaikan dengan baik sesuai dengan hukum yang berlaku. (YTI/TMG)
