Bengkulu UtaraBeritaPeristiwa

Ternak Warga Desa Taba Tembilang Bengkulu Utara Diduga Dimangsa Harimau Sumatera

1317
×

Ternak Warga Desa Taba Tembilang Bengkulu Utara Diduga Dimangsa Harimau Sumatera

Sebarkan artikel ini
Ternak Warga Desa Taba Tembilang Bengkulu Utara Diduga Dimangsa Harimau Sumatera. foto, BerandaBengkulu.com

BENGKULU UTARA – Masyarakat desa Taba Tembilang, Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara, dihebohkan dengan adanya dugaan ternak yang dimangsa oleh binatang buas, Harimau Sumatera, pada Kamis siang (27/04/2023).

Dugaan ini didasarkan pada bekas jejak kaki binatang buas serta luka pada ternak yang ditemukan di wilayah perkebunan masyarakat segemuk desa Taba Tembilang. Kejadian ini membuat masyarakat setempat merasa ketakutan untuk ke kebun.

dilansir dari Beranda Bengkulu.com. Salah satu pemilik ternak, Dihrat, mengungkapkan bahwa ternak sapi miliknya ditemukan sudah dalam kondisi mati dengan luka di leher bekas cakaran dan gigitan, yang diduga disebabkan oleh binatang buas Harimau Sumatera.

BACA JUGA:  Dua Ekor Harimau Sumatera Ditemukan Mati Terjerat

Kejadian ini membuatnya ketakutan untuk datang ke kebun miliknya. Dihrat telah melaporkan kejadian ini ke pihak Pemerintah Desa dan meminta agar tindakan segera diambil untuk mencegah bahaya bagi masyarakat.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana merespons kejadian ini dan akan menerjunkan personil ke lokasi serta berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:  Polres Lebong Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak hingga Meninggal Dunia, Terduga Pelaku Diamankan

Sayangnya, pihak Pemerintah Desa Taba Tembilang tidak dapat dikonfirmasi terkait kejadian ini. Di lokasi kejadian, pemilik ternak menduga bahwa Harimau Sumatera adalah pelaku dari bekas jejak kaki dan kondisi luka pada ternaknya.

BACA JUGA:  Ops Pekat Polda Bengkulu & Polres Jajaran Sita Ribuan Barang Bukti dalam Gelaran Nala I Tahun 2024

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat setempat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan kehadiran binatang buas di wilayah perkebunan mereka. Semoga pihak terkait dapat segera mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah ini dan menjaga keamanan masyarakat. (**)