BENGKULU, Tirtapos.com – Informasi Hoax menyebar di Provinsi Bengkulu dan beberapa provinsi lainnya beberapa hari terakhir. Sebuah foto yang berisi informasi mengingatkan masyarakat tentang razia masker beredar luas di grup aplikasi perpesanan WhatsApp.

Menyikapi hal tersebut Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno, S.Sos, MH secara tegas mengatakan info tersebut hoax.

Dalam pesan berantai itu disebutkan, Ditlantas Polda bakal menindak masyarakat yang tidak menggunakan masker dan menerapkan sanksi berupa denda sebesar Rp 250 ribu.

“Informasi tidak benar seperti ini tidak hanya berkembang di Bengkulu namun beberapa provinsi juga menyebar. hoax seperti ini juga pernah mencuat pada akhir tahun 2020 lalu,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (07/01/2022).

Lebih lanjut Sudarno menjelaskan, Ditlantas Polda Bengkulu tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan.

Polri dan TNI hanya sebatas mendampingi petugas Pemerintah Daerah setempat selama proses penegakan hukum.

“Kewenangan razia itu dari Satpol PP. TNI dan Polri hanya sebatas mendampingi,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan COVID-19 berupa 5M yakni, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

Selain itu, Ia mengajak masyarakat untuk bijak menyebarkan informasi yang belum tau kebenarannya.

“Silahkan konfirmasi langsung ke Polda Bengkulu atau lewat media sosial Facebook, Instagram Polda Bengkulu,” demikian Kombes Pol Sudarno. (**)

Check Also

WARNING HOAX !!! Vaksin Booster Sebabkan HIV

BENGKULU, TIRTAPOS.com – Informasi hoax kembali beredar di tengah masyarakat. Kali ini sebuah narasi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.