Sebagai pilar utama tubuh, kaki menahan beban seluruh tubuh manusia.
Lebih menarik lagi, sekitar 50% dari total tulang dan otot seseorang terletak di kedua kaki.
Bahkan, sendi dan tulang terbesar serta terkuat dalam tubuh manusia juga berada di kaki.
Mereka membentuk “Segitiga Besi” yang bertanggung jawab atas menopang beban tubuh.
Ternyata, sekitar 70% aktivitas manusia dan pembakaran energi dilakukan melalui aktivitas kedua kaki.
Pernahkah anda mendengar kisah seseorang yang dalam keadaan muda mampu mengangkat mobil kecil hanya dengan kekuatan pahanya?
Itu menunjukkan seberapa kuatnya kaki sebagai pusat penggerak tubuh.
Saraf, pembuluh darah, dan peredaran darah juga berjalan melalui kaki, sehingga menjaga kesehatan kaki berdampak positif pada kesehatan keseluruhan tubuh.
Namun, seiring bertambahnya usia, akurasi dan kecepatan transmisi instruksi dari otak ke kaki cenderung menurun.






