Bengkulu UtaraBerita

Limbah PT BBS Ancam Kesehatan Warga Sidomukti, Pemerintah Diminta Bertindak

374
×

Limbah PT BBS Ancam Kesehatan Warga Sidomukti, Pemerintah Diminta Bertindak

Sebarkan artikel ini
limbah pabrik kelapa sawit milik PT BBS

Bengkulu Utara – Desa Sidomukti, Kecamatan Padang Jaya, tengah dilanda keresahan akibat bau menyengat yang diduga berasal dari limbah pabrik kelapa sawit milik PT BBS. Aroma tak sedap ini telah tercium selama dua pekan terakhir dan semakin memicu keluhan dari masyarakat sekitar, terutama pada Rabu (2/5/2025).

Keluhan warga tak hanya mencuat di perbincangan warung kopi, tetapi juga ramai dibicarakan di media sosial. Selain bau limbah yang menyengat, warga juga menyoroti asap dari cerobong pabrik yang dianggap mencemari udara dan berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi mereka yang bermukim di sekitar area pabrik.

BACA JUGA:  Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat, Polres Lebong Perketat Penjagaan Di SPBU

Salah seorang warga, menyampaikan bahwa bau paling menyengat dirasakan pada pagi dan malam hari, terutama saat turun hujan. Menurutnya, aroma tersebut bahkan tercium hingga ke wilayah Simpang Kebun dan menjangkau desa tetangga.

“Baunya sangat mengganggu. Banyak warga yang terpaksa memakai masker untuk menghindari bau, bahkan beberapa mengalami mual dan muntah-muntah,” ungkapnya

BACA JUGA:  Waka II dan Kakom DPRD Hadir Dalam Penutupan Upacara HUT ke-47 Bengkulu Utara

Ia berharap pihak perusahaan segera mengambil langkah konkret dalam pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan. Tak hanya itu, ia juga mendesak pemerintah daerah agar turun tangan melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap limbah yang dihasilkan pabrik.

“Kami ingin tahu apakah limbah itu berbahaya atau tidak bagi kesehatan masyarakat. Pemerintah harus bertindak sebelum dampaknya semakin luas,” tegasnya.

BACA JUGA:  Tiga Polres Dapat Bendera Hitam Dari Kapolda

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT BBS terkait keluhan warga. (SM)