BeritaHukum & KriminalLebong

Terendus Demi Peraihan WTP, Pemkab Lebong Pinjam Uang Dengan Kontraktor Untuk Tutupi TGR Tahun 2016

1187
×

Terendus Demi Peraihan WTP, Pemkab Lebong Pinjam Uang Dengan Kontraktor Untuk Tutupi TGR Tahun 2016

Sebarkan artikel ini
Eks Auditor BPK RI
Eks Auditor BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Mario Anton Wibowo Saat Menunjukkan Bukti Hasil LHP 9 SKPD

Selain itu, apakah tindaklanjut itu sebagai syarat untuk meraih opini WTP ia enggan berspekulasi. “Itu bukan wewenang saya pak,” jelasnya.

Disisi lain, ia mengaku, bahwa TGR dalam LHP BKP Perwakilan Provinsi Bengkulu pada TA 2016 lalu itu sudah ditindaklanjuti pada bulan Mei 2017 lalu.

“Indikasi untuk seluruh LHP di sembilan OPD sudah dibayarkan,” tegasnya.

Lebih jauh, Hakim Ketua mempertanyakan kenapa uang Rp 3,6 miliar yang dipinjam itu justru lebih besar dari TGR yang hanya Rp 2,7 Miliar.

BACA JUGA:  Perdana di Lebong Pekan Budaya dan Kewirausahaan Berlangsung Meriah

“Itu (sisanya) untuk penyelesaian LHP lain. Untuk Rp 2,7 miliar khusus barang dan jasa saja,” tutup Auditor sembari menjawab pertanyaan Hakim Ketua.

Diketahui, sidang perkara pinjaman uang kontraktor sebesar Rp 3,6 Miliar itu dipimpin Simon Charles Pangihutan Sitorus yang bertindak sebagai Hakim Ketua dengan hakim anggotanya, yakni Maria Minerva Kainama dan Kurnia Ramadhan.

Untuk diketahui, sidang lanjutan ini bertindak sebagai para tergugat, yakni tergugat 1 Rosjonsyah dihadiri kuasa hukumnya, yakni Meldianto dan rombongan.

BACA JUGA:  Gegara Hindari Ular di Jalan Mobil Calya Nyungsep ke Kebun Jagung

Tergugat 3 BPK Provinsi Bengkulu, Tergugat 4 Kejari Lebong cq Kasi Pedata dan Tata Usaha Negara (Datun), Ferdy Setiawan, serta tergugat 2 dan 5 (BKD Lebong dan Sekda Lebong), yang diwakili kuasa hukumnya, Afrinaldi Murlius. (**)