Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bahwa tindakan Bupati Ir. Mian telah menyebabkan kemacetan panjang di jalur lintas tersebut.
Reaksi dari masyarakat juga terlihat dalam berbagai cuitan di media sosial, beberapa di antaranya menggunakan bahasa daerah.
Sejumlah warga dalam komentar mereka juga menyampaikan kebingungan dan kritik atas tindakan Bupati tersebut.
Salah seorang warga bertanya dengan nada sindiran, “Apolah salah papan rambu² kerjo koh Ir Mian ? Apo jolok kau buang² rambu² peringatan koh?”

Seorang netizen lainnya menambahkan, “iyo.. Ir Mian n sopir n ajudannyo berenti tengah jalan.. terus ngomel² langsung buang papan peringatan jalan tuh.. apolah maksudnyo tuh dak”
Situasi ini juga memunculkan perdebatan tentang tindakan Bupati Mian yang dianggap meremehkan pentingnya keselamatan dan ketertiban lalu lintas.
Beberapa netizen mengekspresikan kekecewaan mereka dengan komentar, “Harga diri lah jatuh demi miliaran” dan “Sakit berobat. Uang banyak sampai rambu-rambu harus dibuang.”
Sementara itu, awak media ini telah berusaha melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Bupati Mian, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari beliau terkait video tersebut.
Masyarakat menanti penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang terkait tindakan kontroversial yang terekam dalam video tersebut. (AR1)






