Bengkulu SelatanBeritaHukum & Kriminal

10 Warga Tanpa Identitas dan 6 Unit Motor Ikut Terjaring Razia Gabungan Yang Digelar Polres BS

233
×

10 Warga Tanpa Identitas dan 6 Unit Motor Ikut Terjaring Razia Gabungan Yang Digelar Polres BS

Sebarkan artikel ini
10 Warga Tanpa Identitas dan 6 Unit Motor Terjaring Razia Gabungan Yang Digelar Polres BS

BENGKULU SELATAN – Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melibatkan stakeholder lainnya dalam menjalankan operasi gabungan.

Kali ini, target utama dari operasi ini adalah cafe dan warung remang-remang yang menyediakan minuman beralkohol, kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Juda Trisno Tampubolon melalui Kabag Sumda Kompol A Munawan kepada wartawan.

Selain Polres Bengkulu Selatan, operasi gabungan yang digelar pada Sabtu (11/02) malam  ini juga didampingi oleh Subdenpon Manna dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Hasil operasi gabungan ini mencakup penindakan pada 9 cafe dan karaoke serta 2 warung remang-remang yang dicurigai menyediakan minuman beralkohol.

Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan 6 unit sepeda motor tanpa surat-surat, 4 botol minuman keras jenis Anggur Merah, dan 5 liter tuak. Selain itu, petugas juga mendapati 10 orang tanpa identitas, terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan, ujar Kabag Sumda Kompol A Munawan Polres BS yang turut bergabung dalam razia itu.

KRYD merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan yang dilakukan oleh Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya 3 C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta balap liar (BALI). Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk pemberantasan Miras di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan.

Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalani aktifitas bermasyarakat dengan menjalin sinergitas antar instansi terkait serta mempererat tali silaturahmi antara polisi dan masyarakat, lanjutnya.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan sesuai kebutuhan dan dinamika di lapangan,” kata Kabag Sumda.

Dengan demikian, diharapkan dapat mewujudkan Keamanan, Ketertiban, dan Kenyamanan (3K) di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan.

BACA JUGA:  Belum Cukup Bukti, Empat Pelaku Pencurian Hewan Ternak Di Bengkulu Selatan Hanya Wajib Lapor

Kegiatan ini juga akan terus dilakukan dengan pendekatan preventif dan persuasif untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, pungkasnya.  (Shm)