Bengkulu Utara – Sehubungan dengan meningkatnya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan banjir di kawasan hulu Sungai Kemumu, PERUMDA Tirta Ratu Samban menyampaikan bahwa tingkat kekeruhan air baku (NTU) mengalami lonjakan signifikan, sehingga mengganggu proses produksi dan distribusi air bersih ke pelanggan, Rabu (14/5/2025)
Gangguan ini secara langsung berdampak pada daerah pelayanan Arga Makmur, Air Besi, dan Jago Bayo Lais, di mana suplai air berpotensi mengalami penurunan tekanan hingga terhenti sementara waktu.
Direktur PERUMDA Tirta Ratu Samban, Ujang Zakaria, SH, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk segera melakukan antisipasi.
“Kami mengimbau kepada pelanggan untuk mengisi penuh bak atau tandon air sebagai langkah persiapan jika sewaktu-waktu distribusi terganggu. Gangguan ini bersifat situasional dan kami terus memantau kondisi air baku secara intensif,” ujar Ujang.
Pihak PERUMDA Tirta Ratu Samban menegaskan bahwa tim teknis di lapangan terus berupaya menjaga kualitas layanan dan akan segera menormalkan distribusi begitu kondisi air baku memungkinkan.
Untuk perkembangan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengakses kanal resmi PERUMDA Tirta Ratu Samban atau menghubungi layanan pelanggan di kantor terdekat.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pelanggan. (Adv)






