KEJARI: Mari Sama-Sama Membangun, Jangan Suka Menuduh Tanpa Bukti

LEBONG, TIRTAPOS.com – Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, menggelar sosialisasi Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia tahun 2022 bertempat di Aula Pemda Lebong, pada Selasa (29/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi Kajari Lebong, Arief Indra Kusuma beserta jajaran. Turut hadir para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda Lebong, serta diikuti seluruh OPD teknis lainnya.

Dalam pertemuan itu, turut juga dilakukan sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan tahun 2022.

Dilansir dari RMOL.Bengkulu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, Arief Indra Kusuma dipertemuan tersebut menyampaikan, dalam wilayah kerjanya, pihak kejaksaan terus melakukan pemantauan atas daerah itu.

Untuk itu, pihaknya sebelum menerima aduan selalu melakukan kroscek terlebih dahulu.

“Dinamika kita di Lebong sebenarnya cukup baik. Check and balance ini perlu juga. Termasuk buat kami, dimana SDM kami cukup terbatas,” katanya.

Dia juga menjelaskan, setiap informasi atau pengaduan yang diterima pihaknya tidak sertamerta langsung ditindaklanjuti.

Terlebih lagi informasi yang sifatnya memvonis tanpa ada alat bukti yang jelas.

“Misalnya kalau ada informasi apapun perlu juga disampaikan. Namun, kadang ada etikanya. Kita juga sudah tahu nih media juga menuduh orang ada menyangka orang harus punya bukti. Ada pasalnya, kalau misalkan kita menuduh orang tanpa bukti bisa pencemaran nama baik,” jelas Kajari.

Dia juga mencontohkan apabila ada pihak yang memvonis tanpa bukti. Sedianya, satupun tidak ada yang menerima tuduhan tersebut.

“Kita juga pengen semuanya dewasa. Bayangin kalau kita orang yang dituduh. Sehingga, saya sering bilang mari bersama-sama kita belajar bersama bangun Lebong,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lebong, Kopli Ansori menyambut baik sosialiasi ini, sebab sosialisasi itu penting sekaligus menambah wawasan dan pemahaman tentang hukum.

BACA JUGA:  Pemilik Akun Facebook Krismiyanti Arc Resmi dilaporkan ke Kepolisian

“Dalam sosialisasi ini pada prinsipnya bentuk penguatan OPD kami, untuk lebih memahami tentang hukum itu apa,” kata Bupati.

Dia berharap, sosialisasi ini sebagai penguatan OPD seketika menjalankan roda birokasi guna mewujudkan masyarakat Lebong yang bahagia dan Sejahtera.

“Jadi, dalam pada kesempatan baik ini mereka bisa mengikuti sosialisasi. Sehingga, pemahaman untuk menjalankan roda pemerintahan ini sudah sesuai dengan koridor yang ada. Itu pada prinsipnya,” terang Bupati. (**/RMOL)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *