AdvertorialBeritaKaur

Pasar Murah Ramadan 2026 di Kaur Resmi Dibuka, Bupati Gusril Pausi Tekankan Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

229
×

Pasar Murah Ramadan 2026 di Kaur Resmi Dibuka, Bupati Gusril Pausi Tekankan Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

Sebarkan artikel ini
Bupati Gusril Pausi Tekankan Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Dengan Cara Membuka Pasar Murah

KAUR – Gusril Pausi secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di halaman Kantor Camat Kaur Selatan, Rabu (4/3/2026). Program ini menjadi strategi konkret Pemerintah Kabupaten Kaur dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok serta mengendalikan laju inflasi menjelang Idulfitri.

Kegiatan pasar murah tersebut merupakan agenda rutin tahunan Pemkab Kaur yang menyasar seluruh lapisan masyarakat di 15 kecamatan. Fokus utamanya adalah membantu warga memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri 2026.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kaur, Erni Salbiah, S.Sos, menjelaskan bahwa pasar murah ini menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah sekaligus bentuk kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat.

BACA JUGA:  Kades Wajib Salurkan 40 Persen Dana Desa Untuk BLT, Jika Tidak Akan Diambil Alih Gubernur

Menurutnya, harga komoditas yang dijual rata-rata lebih rendah sekitar 20 persen dibanding harga pasar. Sejumlah bahan pokok yang tersedia di antaranya:

  • Gula pasir Rp14.500/kg
  • Tepung terigu kemasan Rp9.000/kg
  • Tepung sagu Rp6.000/kemasan
  • Bawang merah Rp18.000/500 gram
  • Minyak goreng Rp15.500/liter
  • Susu kental manis Rp10.000/kaleng
  • Telur ayam ras Rp45.500/rak
  • Margarin Rp5.500/sachet

Selain penjualan eceran, panitia juga menyediakan paket hemat berisi gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng dengan harga Rp39.000 per paket.

Pelaksanaan pasar murah dijadwalkan berlangsung mulai 4 Maret hingga 12 Maret 2026 dan akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Kaur.

Bupati Minta Lokasi Lebih Mudah Diakses Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi menegaskan bahwa pasar murah harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak turut aktif menyebarluaskan informasi kegiatan agar manfaatnya dirasakan secara maksimal.

BACA JUGA:  Nasabah Gugat BRI, PN Cek Lokasi Objek Perkara

Bupati juga mendorong panitia agar lebih inovatif dalam menentukan lokasi pelaksanaan. Menurutnya, kegiatan tidak harus selalu dipusatkan di halaman kantor camat, melainkan bisa digelar di desa atau lapangan terbuka yang lebih strategis dan mudah dijangkau warga.

Ia menilai pemilihan lokasi yang tepat sangat memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat, terutama bagi warga yang merasa kurang nyaman datang ke kantor pemerintahan.

Dorong Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Melalui program ini, Pemkab Kaur berharap stabilitas harga tetap terjaga selama Ramadan, inflasi daerah dapat ditekan, serta daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan signifikan menjelang Idulfitri 1447 H.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna DPRD Lebong Dengan Agenda Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Raperda LKPD 2023

Bupati mengajak masyarakat memanfaatkan pasar murah dengan sebaik-baiknya karena program ini memang dirancang untuk membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Nasar Rahman, Kepala Kejaksaan Negeri Kaur Jainah, Kapolres Kaur Alam Bawono, Ketua TP PKK Ny. Poppy Tatriansi Gusril, Ketua GOW Ny. Popi Anggraini Hamid, Ketua DWP Ny. Yessi Arfrida Nasrur, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur. (Irlis/Adv)