BANTEN, TIRTAPOS.com – Pasca pengungkapan penimbunan minyak goreng di sebuah rumah pada Jumat (25/02) lalu  yang berada di Jalan Raya Petir, Desa Cempaka, Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak, Banten, sampai saat ini penyidik Satreskrim Polres Lebak Polda Banten terus mencari alat bukti tambahan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan sampai saat ini penyidik Satreskrim Polres Lebak belum menetapkan status tersangka terhadap MK (31).

Baca Juga : Polda Banten Temukan Sebanyak 24 Ton Minyak Goreng Tertumpuk Didalam Gudang

“Terkait perkembangan kasus penimbunan minyak goreng di Warung Gunung Lebak, sampai saat ini penyidik Satreskrim Polres Lebak belum menetapkan status tersangka terhadap MK, karena sesuai prosedur dalam hukum acara pidana, alat bukti perlu dipenuhi terlebih dahulu oleh penyidik untuk ditampilkan dalam gelar perkara,” ujar Shinto

Untuk memenuhi alat bukti tersebut, Shinto menerangkan jika penyidik telah melakukan permintaan pemeriksaan terhadap ahli dari Disperindag Provinsi Banten untuk menentukan pemenuhan unsur pasal dalam Undang-Undang Perdagangan.

“Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli guna menentukan pemenuhan unsur pasal. Penyidik juga sudah mengetahui identitas sumber barang yang didistribusikan ke MK dan akan dilakukan pemanggilan guna permintaan keterangan pada minggu ini,” tambah Shinto.

Selanjutnya Shinto juga menjelaskan penyidik telah melakukan permintaan keterangan terhadap supir truk tronton.

“Supir truk tronton yang digunakan sebagai alat angkut sudah diperiksa. Pemilik tempat sekaligus pemilik barang, MK juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik,” terang Shinto

Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan keterangan ahli dan beberapa orang tersebut di atas diperoleh, maka akan dilakukan gelar perkara oleh penyidik untuk menentukan penetapan tersangka.

Shinto mengatakan barang bukti minyak goreng masih disita oleh petugas.

BACA JUGA:  Berikut Jadwal Pendaftaran dan Persyaratan Taruna Akpol Polri Tahun 2022

“Status 24 ton minyak goreng masih dalam penyitaan penyidik Satreskrim Polres Lebak,” tutup Shinto. (**)

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Urutan Kedua Dunia, Ini Kronologinya

JAWA TIMUR – Korban meninggal akibat kerusuhan suporter kala laga Arema FC melawan Persebaya masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!