REJANG LEBONG, TIRTAPOS.com – Penyidik Polsek Kota Padang, Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu, menggelar rekontruksi atau reka ulang adegan kasus penusukan hingga menewaskan seorang pelajar di jalan umum Desa Lubuk Mumpo Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong (RL).

Adapun pelaku penusukan dengan inisial YY alias YU (27), warga Taba Anyar Kecamatan Kota Padang melakukan langsung reka ulang penusukan terhadap korbannya Andri (19) pelajar asal Desa Lubuk Mumpo.

Dalam reka adegan tersebut, penyidik juga menghadirkan dua saksi yang masih dibawah umur, yaitu adik pelaku serta keponakan pelaku yang memang menjadi awal mula kasus penusukan.

Dalam reka ulang tersebut, setidaknya 19 adegan diperagakan di depan Gedung Satreskrim Polres RL kemarin.

Dari adegan tersebut, diketahui korban tewas setelah mendapatkan satu kali tusukan yang tepat mengenai hulu hati korban.

Aksi yang dilakukan tersangka YY alias YU (27) secara spontan, karena saat kejadian melihat adik kandungnya terjatuh dikeroyok korban dan beberapa rekan korban lainnya.

Setelah melakukan penusukan, pelaku mencabut pisau tersebut dan membuangnya tidak jauh dari lokasi kejadian sembari melarikan diri.

Kapolres RL AKBP Tonny Kurniawan melalui Kapolsek Kota Padang Iptu M. Zuhdi, dalam rekontruksi, tersangka tetap sama dengan keterangan awalnya.

Bahwa, aksi itu dilakukan secara spontan menusuk korban satu kali tepat di hulu hati korban setelah melihat adiknya dikeroyok korban.

‘’Hasil rekontruksi tidak jauh berbeda dengan keterangan pelaku dari hasil pemeriksaan penyidik. Rekontruksi ini juga untuk melengkapi berkas perkara penyidikan dan memastikan kronologis aksi penusukan yang dilakukan tersangka terhadap korbannya. Setelah ini kita segera merampungkan penyidikan.’’ Pungkas Kapolsek Kota Padang. (Kur)

Check Also

Catatan Polisi Selama Ops Ketupat Kamtibmas Bengkulu Aman Terkendali

BENGKULU, TIRTAPOS.com – Berdasarkan data Operasi Ketupat Nala 2022, yang digelar Kepolisian Daerah Bengkulu (Polda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.