BeritaLebongPeristiwa

Sempat Terhalang Cuaca Ekstrem, Longsor Sepanjang 35 Meter di Jalan Embung Uram – Muning Agung Kembali Normal

343
×

Sempat Terhalang Cuaca Ekstrem, Longsor Sepanjang 35 Meter di Jalan Embung Uram – Muning Agung Kembali Normal

Sebarkan artikel ini
Jalan Embung Uram - Muning Agung Kembali Norman

LEBONG – Material longsor yang menutup akses jalan alternatif yang menghubungkan Embong Uram Kecamatan Uram Jaya-Muning Agung Kecamatan Lebong Sakti, berhasil dibersihkan, Kamis (17/11) sore pukul 17.05 WIB.

Itupun setelah dua hari, terhitung sejak Selasa (15/11) hingga Rabu (16/11) kemarin, sebuah alat berat jenis Bulldozer dikerahkan dalam pembersihan itu.

Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P) Lebong, Joni Prawinata melalui Kabid Bina Marga, Haris Santoso mengungkapkan, pembersihan material longsor di tiga titik sepanjang jalur itu dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat yang didatangkan oleh pihaknya.

Dia mengaku, sempat kesulitan membersihkan material yang berada di badan jalan itu lantaran cuaca masih ekstrem.

BACA JUGA:  Puluhan Rumah Warga Di Sejumlah Wilayah Bengkulu Utara Terendam Banjir

“Dan tiga titik longsor tersebut sudah dikerjakan semua dan akses jalan bisa dilalui dengan aman,” ucapnya, Kamis (17/11).

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lebong, Hendera mengatakan, tanah longsor itu baru diketahui pada Sabtu (12/11) sekitar pukul 08.00 WIB pasca hujan yang mengguyur wilayah Lebong.

Akibat longsor tersebut, jalan lintas Uram Jaya menuju Embong Uram tidak dapat dilwati lagi, baik itu kendaraan roda dua ataupun roda empat.

“Tidak bisa dibersihkan dengan manual. Memang, harus dibersihkan dengan alat berat,” ucap Hendera.

Menurutnya, akses itu merupakan jalur alternatif  bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Uram Jaya menuju Lebong Sakti maupun sebaliknya. Pasalnya, jarak tempuh juga rilatif singkat serta tidak membutuhkan banyak waktu.

BACA JUGA:  BKAD BU Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Pengamanan Aset Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara

“Kalau sampai tidak segera dibuka akan mengganggu aktivitas pertanian. Karena banyak yang memanfaatkan jalur itu,” jelasnya.