Bengkulu Utara – Polres Bengkulu Utara dan Kodim 0423 mengadakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) guna memastikan kelancaran Pemilu Tahun 2023-2024, yang berlangsung di depan Mapolres setempat pada Jumat (13/10/2023).
Simulasi ini dipimpin oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andy Pramudya Wardana, S.I.K, MM, yang telah merencanakan berbagai tindakan preventif dan antisipatif untuk memastikan kesuksesan pemilu di tahun 2024.
Langkah-langkah ini mencakup tahapan pencalonan, tahap kampanye, hingga tahap rekapitulasi. Semua sistem keamanan telah dipersiapkan dengan matang.
Dalam sambutannya, Kapolres Bengkulu Utara mengungkapkan harapannya kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Ia meminta agar masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh berita palsu (hoax).
Hal ini diharapkan dapat menjaga situasi keamanan hingga tahap pemungutan suara, rekapitulasi, dan pengumuman pemenang pemilu.
Kapolres juga menjelaskan bahwa tim kontrol cyber Polres Bengkulu Utara telah dibentuk khusus untuk mengawasi media sosial.
Tim ini akan segera mengantisipasi dan mengambil tindakan tegas jika ada berita palsu yang beredar.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga informasi yang beredar di ruang digital tetap akurat dan tidak memicu ketegangan di masyarakat.
Dalam simulasi ini, turut hadir berbagai pihak, termasuk Asisten I, Polri, TNI, Satpol PP, Dinkes, Bakesbanpol, serta massa yang turut berpartisipasi dalam demonstrasi.
Semua pihak bekerja sama dalam upaya menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu Tahun 2023-2024 di Bengkulu Utara.
Pada akhirnya, tindakan preventif dan antisipatif yang telah dilakukan oleh Polres Bengkulu Utara dan Kodim 0423 diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama proses pemilihan umum berlangsung.
Masyarakat diminta untuk menjadi bagian aktif dalam menjaga situasi keamanan dan tidak terpancing oleh berita palsu di media sosial.
Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan pemilu berjalan lancar dan hasilnya dapat mencerminkan suara rakyat secara demokratis. (AR1)






