Kaur – Kordiv HPPH Bawaslu Kaur, Titi Firda Kusni, S.HI, C. Med bersama staf dan LO nyaris menjadi korban penganiayaan Orang Tak Dikenal (OTD), Sabtu (6/1/2023).
Kejadian bermula saat mobil yang dinaiki komisioner Bawaslu Kaur ini baru keluar dari Sekretariat Panwascam Padang Guci Hilir usai melaksanakan tugas supervisi.
Saat mobil melaju menuju Kecamatan Kaur Utara, dan tiba di Desa Talang Besar mobil yang ditumpangi Komisioner Bawaslu Kaur berusaha menghindari seekor anjing yang tidur dijalan raya.
Akan tetapi, meskipun sudah diberi klakson anjing tersebut tidak mau beranjak dari badan jalan. Mobil melaju pelan dan tak sengaja menyenggol anjing tersebut.
Melihat peristiwa itu, pemilik anjing tak terima dan tiba-tiba menghadangkan sepeda motor miliknya di depan mobil sembari membawa besi hingga marah-marah.
Kemudian, pemilik anjing ini dengan nada keras dan mata melotot sembari memegang besi seakan akan memukul mobil dan LO yang mendampingi komisioner Bawaslu.
Melihat situasi ini, Kordiv HPPH dan staf keluar dari mobil dan mencoba berkomunikasi dengan pemilik anjing tersebut.
Namun, pemilik anjing masih ngotot dan marah-marah hingga menarik perhatian warga sekitar.
Beruntung, aksi brutal pemilik anjing ini tidak sampai melakukan pemukulan terhadap korban.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Kordiv HPPH mengambil langkah antisipatif dengan mengganti anjing yang luka terserempet mobil sebesar Rp 150 ribu.
“Ya, ada rasa cemas dan kaget atas kejadian ini. Karena, pemilik anjing memegang besi dan menghadang mobil sembari marah-marah,” ungkap staf HPPH, Erni.
Kejadian ini mesti menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk lebih serius memelihara hewan peliharaannya.
Sehingga, tidak mengganggu jalan raya maupun pengguna jalan raya. Jika saja tertabrak sepeda motor, bisa menimbulkan kecelakaan yang lebih parah. (Yti)






