Bengkulu UtaraBeritaHukum & Kriminal

Tragedi Izin HGU PT Agricinal Bengkulu Utara, Puluhan Orang Alami Luka Termasuk 5 Orang Anggota Kepolisian

4315
×

Tragedi Izin HGU PT Agricinal Bengkulu Utara, Puluhan Orang Alami Luka Termasuk 5 Orang Anggota Kepolisian

Sebarkan artikel ini
Empat Korban dari pihak PT Agricinal yakni Yusman, Agus, Ozi Saputra, dan Riki Sandika

Bengkulu Utara – Insiden bentrokan yang terjadi pada Senin, 23 Desember, antara Forum Masyarakat Bumi Pekal (FMBP) dan karyawan PT Agricinal di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, berujung pada puluhan korban luka-luka.

Konflik terkait sengketa lahan ini mencederai berbagai pihak, termasuk masyarakat, karyawan perusahaan, bahkan aparat kepolisian.

Kasi Humas Polres Bengkulu Utara, Iptu Andra, mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp bahwa lima anggota kepolisian turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

BACA JUGA:  Terduga Pelaku Rudapaksa Terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Polres Lebong

“Sebanyak lima anggota kepolisian mengalami cedera, termasuk Kasat Samapta dan Kapolsek Ulok Kupai,” jelasnya singkat, Selasa (24/12/24).

Di antara korban dari pihak kepolisian, Kapolsek Putri Hijau, Iptu Jimmy Noventius Manurung, dan Kasat Samapta Polres Bengkulu Utara, Iptu Edi, termasuk yang mengalami luka.

Tidak hanya aparat, empat karyawan PT Agricinal juga dilaporkan terluka.

BACA JUGA:  Demi Pelayanan Prima, Segenap Karyawan Perumda Unit Ketahun Tengah Menguras Sumur Intek

Menurut Reno, Danru Security PT Agricinal, “Ada empat korban dari pihak kami, dua di antaranya adalah petugas keamanan,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.

Korban tersebut adalah Yusman, Agus, Ozi Saputra, dan Riki Sandika.

Sementara itu, dari pihak masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bumi Pekal, belum ada data pasti mengenai jumlah korban luka.

Ketua FMBP, Sosri Gunawan, mengungkapkan bahwa insiden ini mengakibatkan banyak korban. “Puluhan orang terluka,” klaimnya.

BACA JUGA:  Pastikan Harga Stabil di Bulan Ramadhan Polres Bengkulu Utara Awasi Harga Sembako di Pasar Porwodadi

Hingga berita ini ditulis, situasi di lokasi kejadian masih dalam pantauan pihak kepolisian, sementara penyelidikan atas penyebab dan kronologi insiden terus dilakukan pihak berwenang. (Ar1)