Bengkulu TengahBeritaHukum & Kriminal

Ironis Pelajar Di Bengkulu Tengah Terjaring Peredaran Obat Keras Tanpa Izin Edar

971
×

Ironis Pelajar Di Bengkulu Tengah Terjaring Peredaran Obat Keras Tanpa Izin Edar

Sebarkan artikel ini
Ironis Pelajar Di Bengkulu Tengah Terjaring Peredaran Obat Keras Tanpa Izin Edar

BENGKULU TENGAH – Satgas III Gakum Polres Bengkulu Tengah Polda Bengkulu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan obat keras yang melibatkan seorang pelajar di Jalan Lintas Raya Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, pada Senin malam (20/3). Tim operasional yang terdiri dari AIPDA Tanjung Sihombing, BRIPTU Catur Satria, BRIPTU Yoga Okta Prima, dan BRIPDA Jimika Akbar, berhasil mengamankan pelajar berinisial MS yang diduga membawa obat batuk Samcodin sebanyak 145 butir yang dibungkus dengan plastik putih.

Dalam operasi tersebut, tim berhasil menghentikan sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hitam yang dikendarai oleh pelajar tanpa menggunakan helm. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan penggeledahan badan, tim menemukan barang bukti berupa obat batuk yang diduga merupakan narkoba.

Pelajar berusia muda yang diamankan tersebut beralamat di Desa Jaya Karta, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah. Saat ini, MS dan barang bukti berupa obat batuk serta kendaraan roda dua yang ia kendarai, telah diamankan ke Polres Bengkulu Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA:  Jelang Pesta Demokrasi Tahun 2024, Polres BU Bangun Pos Kamling Di Perbatasan Lebong

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu Tengah, AKP Wahyu Wijayanta tim akan melakukan interogasi awal terhadap pelajar tersebut untuk mengungkap asal usul barang haram tersebut dan mencari tahu apakah ada pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Selain itu, pihak kepolisian juga akan segera menghubungi orang tua pelajar tersebut dan melengkapi administrasi untuk melanjutkan proses hukum selanjutnya.

BACA JUGA:  Ops Zebra Nala 2022, Polda Bengkulu Berikan 3.883 Kali Teguran dan Tujuh Kasus Meninggal

Dalam konteks keamanan dan keselamatan masyarakat, berhasilnya penangkapan pelajar ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkoba di Bengkulu Tengah dan sekitarnya. Selain itu, keberhasilan ini juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak mengkonsumsi narkoba dan melawan penyalahgunaan narkoba demi terwujudnya masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera. (Sap)