Bengkulu SelatanHukum & Kriminal

Belum Cukup Bukti, Empat Pelaku Pencurian Hewan Ternak Di Bengkulu Selatan Hanya Wajib Lapor

688
×

Belum Cukup Bukti, Empat Pelaku Pencurian Hewan Ternak Di Bengkulu Selatan Hanya Wajib Lapor

Sebarkan artikel ini

BENGKULU SELATAN – Polres Bengkulu Selatan berhasil mengungkap kasus pencurian ternak (curnak) yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Pada Sabtu dini hari tanggal 24 Juni 2023, polisi menangkap empat tersangka curnak di Kecamatan Seginim saat mereka sedang melintas di depan kantor polsek.

Para tersangka, yang berinisial DA (42), HE (27), RO (49), dan ES (37), menggunakan modus operandi dengan cara meracuni sapi yang menjadi target mereka.

Bahkan sebelum tertangkap di Kecamatan Seginim, para pelaku sebenarnya telah melakukan pencurian sapi di Kecamatan Pino sekitar dua minggu sebelumnya.

BACA JUGA:  Sikat Dompet Siswa Di Bengkulu Selatan, Jambret Dikejar Polisi

“Menurut keterangan dari keempat pelaku, mereka juga pernah mencuri ternak di Kecamatan Pino. Pencurian tersebut terjadi sekitar dua pekan sebelum mereka ditangkap oleh petugas Polres Bengkulu Selatan,” ungkap Kasi Humas.

Modus operandi yang mereka gunakan tidak jauh berbeda ketika mereka beraksi di Seginim. Para pelaku menggunakan racun untuk memudahkan penangkapan sapi yang ditargetkan dan kemudian menyemb3lihnya.

BACA JUGA:  Polri Tangkap 414 Tersangka TPPO dan Kejahatan Terhadap Pekerja Migran, Ribuan Orang Terselamatkan

“Modus operandinya sama. Para pelaku tetap menggunakan racun putas,” lanjut Sarmadi.

Berdasarkan pengakuan keempat pelaku, mereka juga melancarkan aksinya di Kecamatan Pino bersama dengan dua orang rekannya.

BACA JUGA:  Jumat Berkah, Polsek Pagulu Tampung Aspirasi Masyarakat

Namun, karena belum ada bukti yang cukup, kedua rekannya hanya diwajibkan untuk melaporkan diri.

“Memang ada yang kami amankan sebelumnya. Namun, karena buktinya belum cukup, kami hanya mengharuskan mereka untuk melaporkan diri. Itu pun didapatkan dari pengakuan beberapa pelaku. Jika nanti terbukti, tidak menutup kemungkinan mereka juga akan ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Kasi Humas AKP Sarmadi.

BACA JUGA:  Lama Mengintai Pelaku Berhasil Masuk Dan Lukai Lorban, Berakhir Di Tangan Polisi

Namun demikian, dalam mengungkap kasus sebelumnya, polisi mengalami kesulitan dalam pembuktian karena ternak hasil curian sudah dijual ke masyarakat.

“Pembuktian menjadi sulit karena barang bukti sulit ditemukan jika ternak tersebut sudah dijual ke masyarakat. Sampai saat ini, kami juga belum menerima laporan dari masyarakat terkait pencurian hewan ternak di lokasi kejadian,” kata Sarmadi.

BACA JUGA:  Terlibat Pengancaman Tiga Warga Kota Palembang Diamankan Polisi Bengkulu
BACA JUGA:  Penyeludupan Baby Lobster di Bengkulu Senilai Rp 3,6 Miliar Digagalkan oleh Polda Bengkulu

Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP Ayat 1 ke 1e dan 4e KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Saat ini, proses perkaranya sedang berjalan dan segera akan diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diproses lebih lanjut. **