Bengkulu UtaraBerita

PT SIL Pelopori Rehabilitasi DAS di Bengkulu Utara Melalui Penanaman Bambu

338
×

PT SIL Pelopori Rehabilitasi DAS di Bengkulu Utara Melalui Penanaman Bambu

Sebarkan artikel ini
PT SIL Pelopori Rehabilitasi DAS di Bengkulu Utara Melalui Penanaman Bambu

Bengkulu Utara – PT Sandabi Indah Lestari (SIL) mengambil langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dengan memulai rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) melalui penanaman bambu. Kegiatan ini berlangsung di wilayah perkebunan PT SIL Unit Ketahun-Pinang Raya pada Kamis (20/3/2025).

General Manager PT SIL, Heru Wiratmana, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.

“Hari ini kami memulai program rehabilitasi DAS dengan penanaman bambu di sepanjang aliran sungai di wilayah perkebunan kami. Ini adalah langkah awal dari program jangka panjang kami untuk menjaga ekosistem sungai tetap lestari,” ujarnya.

BACA JUGA:  Operasi Pekat Muang Polda Benten Bongkar Praktek Perjudian Hingga Prostitusi

Heru menjelaskan bahwa ada lima aliran sungai yang melintasi perkebunan PT SIL Unit Ketahun/Pinang Raya dengan total panjang sekitar 30 kilometer.

Rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap, dengan target seluruh area tertanami dalam waktu satu bulan.

BACA JUGA:  Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Raih Penghargaan Juara Umum dalam Rakerda Kejati dan Kejari Bengkulu Tahun 2023

“Kami berharap dalam waktu satu bulan, seluruh DAS yang menjadi bagian dari area perkebunan ini telah direhabilitasi. Dengan adanya vegetasi seperti bambu, kami yakin kualitas ekosistem sungai akan lebih baik,” tambahnya.

Inisiatif PT SIL mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian. Kapolsek Ketahun, Iptu Khalid Wahyudi S.H, yang hadir dalam kegiatan ini.

Ia menyatakan mendukung terhadap langkah PT SIL dalam menjaga kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:  Edi Tiger: Jika Pemprov Bengkulu Tak Mampu Mengurusi Jalan Usulkan ke Negara Pengalihan Status Saja

“Kami sangat mengapresiasi upaya PT SIL dalam merehabilitasi DAS. Langkah ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang bergantung pada keberlanjutan sumber daya air,” ungkapnya.

Kegiatan penanaman bambu ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Kepolisian Resor Bengkulu Utara, Dandim Bengkulu Utara, Dinas Perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), serta jajaran pemerintah setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:  Dugaan Penyelewengan Dana CSR di Desa Talang Arah, Mantan Kades Dilaporkan ke Polres Bengkulu Utara

Melalui program rehabilitasi DAS ini, PT SIL berharap dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan, terutama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sungai yang berperan penting bagi kehidupan masyarakat sekitar. (Rd)