BantenBeritaHukum & Kriminal

Seorang Bocah Tak Berdosa Tewas di Tangan Ayah Tiri

468
×

Seorang Bocah Tak Berdosa Tewas di Tangan Ayah Tiri

Sebarkan artikel ini
Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf
Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf

Tangerang – Pada Jumat (28/07) sekira pukul 18.30 WIB Satreskrim Polresta Tangerang menerima laporan adanya dugaan tindak kekerasan di Kampung Tinggulun, RT004 RW001, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang yang dilakukan oleh NH (21) kepada MI (8) hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf kepada wartawan menjelaskan kronologis kejadian tersebut.

Menurut dia, dari hasil penyelidikan awal diketahui pada Jumat (28/07) sekira pukul 17.30 WIB, korban MI sempat meminta uang dan mengatakan ingin buang air kepada ayah tirinya NH yang sedang mengasuh anaknya yang masih bayi.

BACA JUGA:  Diamankan Polres Bengkulu, Resedivis Mengaku Terlibat Banyak TKP

Kemudian, NH menyerahkan bayi tersebut kepada sang istrinya.

Selanjutnya NH mengantar korban ke kali yang berada tidak jauh dari rumah.

Setelah korban selesai uang air besar (BAB). NH langsung mencekik leher korban menggunakan kedua tangannya hingga korban pingsan.

Melihat korban tidak berdaya, NH langsung membawanya dan membuang tubuh korban di pinggir sawah, ucap Arief.

BACA JUGA:  Situasi di Provinsi Bengkulu H-2 Pemilihan Umum, Polisi Terima 11 Laporan dari Masyarakat

Dilanjutkan Kasat, mengetahui anak dan suaminya tak kunjung pulang, SA ibu korban mencoba mencari keduanya ke pinggir kali.

Namun, sesampainya di pinggir sawah yang berada tidak jauh dari rumah, SA melihat korban tak sadarkan diri.

Kemudian, SA langsung membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Namun sayangnya korban dinyatakan meninggal dunia diduga karena di cekik.

BACA JUGA:  Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tuna Wisma di Dekat Rumah Dinas Wali Kota Bengkulu

Mengetahui anaknya meninggal dunia, SA langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menurut keterangan dari ibu korban SA, diketahui bahwa sebelum kejadian sempat terjadi cekcok mulut antara dirinya SA dan pelaku NH, kata Arief.

Arif menjelaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku.

BACA JUGA:  Halangi Penyidik Lima Simpatisan MSAT Jadi Tersangka Terancam 5 Tahun Penjara

Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk dilakukan visum atau autopsi.

Sementara pelaku NH sudah berhasil diamankan dan saat ini masih dimintai keterangan oleh pihak penyidik Satreskrim Polresta Tangerang, demikian Arief (NN)