Bengkulu UtaraBerita

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkulu Utara Terbitkan 241 AK1, 139 Diantaranya Jadi PMI

724
×

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkulu Utara Terbitkan 241 AK1, 139 Diantaranya Jadi PMI

Sebarkan artikel ini
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkulu Utara Terbitkan 241 AK1, 139 Diantaranya Jadi PMI
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkulu Utara Terbitkan 241 AK1, 139 Diantaranya Jadi PMI

Bengkulu Utara – Dari Januari hingga Oktober 2023, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) telah menerbitkan 241 Kartu Pencari Kerja atau AK1. Dari jumlah tersebut, 139 orang telah berhasil memanfaatkan AK1 mereka untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, peningkatan jumlah ini menjadi sorotan utama. Pada tahun sebelumnya, hanya terdapat 130 orang yang mencari pekerjaan.

Oleh karena itu, situasi ini menjadi sebuah tantangan bagi Pemerintah Kabupaten BU pada tahun 2023, terutama dengan masih ada 188 warga BU yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Sampai saat ini, dari Januari hingga Oktober, telah tercatat 241 Kartu AK1 yang telah kami keluarkan, dan 139 di antaranya telah berhasil memanfaatkannya untuk menjadi PMI,” ungkap Sekretaris Disnakertrans BU, Tatang Suryadie, pada Rabu (8/11).

BACA JUGA:  25 Anggota DPRD Kabupaten Lebong Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Lebih lanjut, Tatang menjelaskan bahwa dari 241 pemegang AK1, sebagian besar berusia antara 15 hingga 29 tahun, dan tingkat pendidikan mereka bervariasi mulai dari SD hingga Sarjana.

Terdapat 34 lulusan SD, 38 lulusan SMP atau Paket B, 49 lulusan SMK, 78 lulusan SMA atau Paket C, 3 lulusan Diploma, dan 27 lulusan Sarjana. Selain itu, ada 12 orang yang memiliki Ijazah SD.

Dari 139 PMI yang sudah ada, sebanyak 85 orang bekerja di Taiwan, 7 orang di Jepang, 21 orang di Malaysia, 9 orang di Korea Selatan, 1 orang di Hongkong, dan 16 orang di Brunei Darussalam.

BACA JUGA:  Sikapi Kenaikan Harga BBM, Polda Bengkulu dan KNPI Gelar FGD Bersama Lintas Elemen

“Tentu saja, jika melihat data tahun ini, kita bisa melihat bahwa jumlah pencari kerja mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sampai dengan bulan Oktober, sudah ada 241 pencari kerja, sementara tahun sebelumnya, pada tahun 2022, hanya ada 243 pencari kerja,” jelas Tatang.

BACA JUGA:  Gerebek Arena Judi Polres BU Amankan Suami Kades dan Satu Kades Kabur

Kendati demikian, langkah-langkah yang diambil oleh Disnakertrans BU dalam pemberian Kartu AK1 dan dukungan kepada PMI telah membantu sebagian besar pencari kerja di wilayah tersebut untuk menemukan pekerjaan di luar negeri.

Semoga dengan upaya yang terus dilakukan, lebih banyak warga BU yang dapat memanfaatkan peluang ini dan meningkatkan kesejahteraan mereka. (AR1)