Berita UtamaEkonomiJakartaNasional

Peluncuran Satelit SATRIA-1: Tonggak Perkembangan Teknologi dan Penyokong Perekonomian serta Pengembangan UMKM di Indonesia

5119
×

Peluncuran Satelit SATRIA-1: Tonggak Perkembangan Teknologi dan Penyokong Perekonomian serta Pengembangan UMKM di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Menggelar Peluncuran Satelit SATRIA-1 untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi dan Pengembangan UMKM
Pemerintah Menggelar Peluncuran Satelit SATRIA-1 untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi dan Pengembangan UMKM

TIRTAPOS.COM – Pada tanggal 19 Juni 2023, pemerintah Indonesia meluncurkan satelit multifungsi pertama, yaitu Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1), di Orlando, Florida, Amerika Serikat. Peluncuran satelit ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan baik dalam sektor ekonomi maupun non-ekonomi, terutama dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kehadiran satelit SATRIA-1 pada tanggal 19 Juni 2023 diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, salah satunya adalah penghematan dan efisiensi penggunaan biaya internet dalam berbagai layanan publik.

“Kehadiran satelit ini (SATRIA-1) akan memberikan dampak yang besar dalam pengembangan sektor UMKM di Indonesia. Ini terjadi karena akses internet akan tersedia di fasilitas layanan publik, seperti kantor desa atau kelurahan,” ungkap Arie Tri Hardiyanto, Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Aksesibilitas Kementerian Komunikasi dan Informatika.

BACA JUGA:  Kecelakaan Lalu Lintas di Desa Samban Jaya, Satu Unit Dump Truk Timpa Rumah Warga

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Roslan Roeslani, menyatakan bahwa satelit SATRIA-1 akan berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kemudahan akses internet di sekolah.

Peluncuran satelit ini menandai langkah maju bagi Indonesia dalam meningkatkan konektivitas dan pemanfaatan teknologi satelit untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Satelit SATRIA-1 memiliki berbagai fungsi, termasuk penyediaan layanan internet broadband dan dukungan komunikasi untuk daerah-daerah terpencil. Dengan demikian, satelit ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan digital yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:  Breaking News! Puluhan Anggota Dewan Diperiksa BPK di Ruangan Ketua DPRD Sonti Bakara

Selain itu, satelit SATRIA-1 juga akan berkontribusi dalam sektor pendidikan dengan menyediakan akses internet di sekolah-sekolah. Hal ini akan mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia dan memungkinkan siswa dan guru untuk mengakses sumber daya pendidikan secara online.

Dalam upaya memaksimalkan manfaat dari peluncuran satelit SATRIA-1, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah strategis, seperti memastikan infrastruktur pendukung yang memadai, mengoptimalkan penggunaan satelit dalam sektor-sektor yang membutuhkan, dan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi satelit.

BACA JUGA:  Sambangi Kediaman Bupati Kaur, Gubernur: Kesehatan H Lismidianto Mulai Membaik
BACA JUGA:  Empat Zodiak Ini Diyakini Mencapai Kesuksesan di Tahun 2024, Apakah Ada Zodiak Mu Disini?

Dengan adanya satelit SATRIA-1, diharapkan akan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi, terutama dalam sektor UMKM. Akses yang lebih baik terhadap layanan internet akan membantu UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, memperbaiki efisiensi operasional, dan meningkatkan inovasi produk dan layanan. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Polsek Lebong Utara Berhasil Tangkap Satu Pelaku Curanmor

Satelit SATRIA-1 menjadi tonggak penting dalam perkembangan teknologi satelit di Indonesia. Dengan meningkatkan konektivitas dan akses internet, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk perekonomian dan pendidikan. Peluncuran satelit ini merupakan langkah yang strategis dan mendukung visi pemerintah dalam membangun Indonesia menjadi negara yang maju di bidang teknologi informasi dan komunikasi. **