SELUMA, Tirtapos.com – Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang menelan korban jiwa terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Bengkulu-Manna, tepatnya di Desa Napalan Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma, Bengkulu, pada Sabtu (15/01/2022) sekira pukul 13.35 WIB.

Atas peristiwa itu, menyebabkan seorang pelajar atas nama Gita Aliansi (17), warga Desa Napalan, Kecamatan Talo Kecil meninggal dunia.

Data terhimpun dari berbagai sumber, aksi pembakaran itu lantaran warga tersulut emosi atas kecelakaan yang menyebabkan tewasnya seorang pelajar warga setempat.

Kendaraan jenis Pick Up BD 9652 AQ itu, dikemudikan oleh Indra J Sianturi (24) warga Sumatra Utara diduga telah menabrak sepeda motor BD 4820 PQ yang dikemudikan oleh Elsa Fitriani (17) yang berboncengan dengan Gita Aliansi (17) merupakan korban meninggal dunia.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengendara motor Secara tiba- tiba bermaksud untuk menyeberang ke kanan, sehingga pengemudi mobil tidak bisa menghindar dan terjadi tabrakan maut itu.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka lecet dan penumpang yang dibonceng mengalami benturan berat di kepala sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Mengetahui adanya kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa, massa yang tersulut emosi secara ramai-ramai langsung membakar mobil tersebut.

Beruntung pengemudi mobil naas itu berhasil di amankan warga lainnya, dan api yang membakar mobil tersebut berhasil dipadamkan setelah didatangkan satu unit mobil pemadam kebakaran oleh anggota Polisi Polsek Talo.

Sementara itu, Kapolsek Talo, IPTU Noprizal, kepada wartawan membenarkan adanya kejadian lakalantas yang menyebabkan korban meninggal dan pembakaran mobil oleh massa tersebut.

Hingga pukul 17.00 WIB kondisi lokasi kejadian telah aman dan kondusif, dan untuk kendaraan yang terlibat lakalantas sudah di bawa polisi ke Polres Seluma. Pungkasnya. (**)

Print Friendly, PDF & Email
BACA JUGA:  DPO Tahanan Kabur Dengan Hadiah Rp 20 Juta, Kembali Ditangkap Polisi

Check Also

Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Urutan Kedua Dunia, Ini Kronologinya

JAWA TIMUR – Korban meninggal akibat kerusuhan suporter kala laga Arema FC melawan Persebaya masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!