Bengkulu UtaraBerita

Kronologis Pemerasan Mantan Kades Oleh Oknum LSM di Rumah Makan

511
×

Kronologis Pemerasan Mantan Kades Oleh Oknum LSM di Rumah Makan

Sebarkan artikel ini
Foto. Ilustrasi Google

BENGKULU UTARA – Seorang oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) inisial RE diciduk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu. Lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan kepada mantan kepala desa.

RE diamankan bersama dengan barang bukti (BB) uang sebesar Rp 20 juta yang turut diamankan di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Padang Jaya, Bengkulu Utara sekira pukul 12:00 WIB pada Kamis (13/10/2022).

Korban dugaan pemerasan yang dilakukan oknum LSM tersebut adalah mantan kepala desa Padang Kala, Kecamatan Air Padang, Bengkulu Utara atas nama Morten Proshansen (37).

BACA JUGA:  Eks Bupati Lebong Berjanji Selesaikan Hutang Rp 3,6 Miliar Namun Berdusta

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andi Pramudya Wardana SIK dalam keterangannya menyampaikan kronologis kejadian, bermula pada Jumat 07 Oktober 2022 saat itu korban sedang tidur.

Sekira pukul 07:00 WIB orang tua korban membangunkan korban dan menyampaikan bahwa RE baru saja menelpon dan meminta korban untuk menemui RE di Bengkulu.

BACA JUGA:  Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Muara Bangkahulu

Mendengar berita tersebut korban langsung menuju ke Bengkulu menemui RE di dikediamannya, dan disana ada istri RE juga mendengarkan obrolan yang intinya meminta korban untuk mendatangani surat dan meminta uang sejumlah Rp. 250.000.000.

BACA JUGA:  HUT SMSI Ke-7 Perkuat Silaturrahmi Dalam Rangka Menjaga NKRI

Namun, pada Kamis (13/10/2022) RE menghubungi korban agar bertemu di rumah makan di Desa Padang Jaya dan meminta korban membawa sejumlah uang.

Sesampai dirumah makan Desa Padang Jaya korban menyerahkan uang sebesar Rp 20.000.000, dan tidak lama kemudian pihak kepolisian datang dan mengamankan RE.

BACA JUGA:  Mengaku TNI Pria Ini Sosor Janda Muda, Korban Diperas Lewat Rekaman VCS

“Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polres Bengkulu Utara,” terang Kapolres. (**)

Artikel ini sudah tayang di laman inibengkulu.com

BACA JUGA:  Kejari Kaur Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Korupsi Dana Desa Hingga Ratusan Juta Rupiah

BACA JUGA:  Sejak Di Launching Sebanyak 2500 Pengendara Terjaring ETLE Polda Bengkulu