Example floating

Example floating
Bengkulu UtaraBeritaPeristiwa

Ngaku Ikut Trend di Medsos, Puluhan Siswi SMP Di Kabupaten Bengkulu Utara Melukai Diri Sendiri

9531
×

Ngaku Ikut Trend di Medsos, Puluhan Siswi SMP Di Kabupaten Bengkulu Utara Melukai Diri Sendiri

Sebarkan artikel ini
Self Harm
Foto Hanya Ilustrasi Belaka

BENGKULU UTARA – Puluhan siswi SMP di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu dilaporkan melukai diri sendiri dengan menggunakan benda tajam yang diduga silet. Kejadian tersebut mengundang keprihatinan dan perhatian dari pihak sekolah dan pemerintah setempat.

Saat ini, tercatat sebanyak 52 siswi SMP di daerah tersebut mengalami luka sayatan pada bagian lengan mereka. Hal tersebut pertama kali diketahui oleh seorang guru yang melihat bekas luka sayatan pada lengan siswinya. Setelah ditanyakan, ternyata banyak siswi yang melakukan hal serupa.

Kepala SMPN 01 Bengkulu Utara, Sri Utami Dwi Wahyuni, telah memanggil para wali murid dari siswi yang melakukan tindakan tersebut. Pihaknya juga telah meminta bantuan dari Unit PPA Polres Bengkulu Utara dan psikolog untuk mendampingi para siswi tersebut, karena kebanyakan dari mereka merupakan siswa pendiam.

Menurut Sri Utami, mayoritas siswa yang melakukan tindakan tersebut adalah siswa kelas 7, dan beberapa siswa dari kelas 8. Para siswi mengaku melakukan hal tersebut karena mengikuti trend yang sering dilihat di media sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara, Drs. Fahrudin, melalui Kabid SMP Kusno, mengimbau agar para guru di sekolah untuk lebih intens mengawasi perilaku siswa di sekolah. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua untuk mengawasi perilaku anak-anak mereka.

Kejadian ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial terhadap perilaku anak-anak di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan yang ketat dari pihak sekolah dan orang tua untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa yang akan datang. (**)

Simak Juga Artikel Lainnya di
BACA JUGA:  Soal Ganti Rugi Lahan, HRD PT Putra Maga Nanditama "Malah Curhat Tak Punya Uang"